Tuesday, June 21, 2005

kenapa kita harus memilih?

Siang ini g lagi di kamar mandi, dan di sana g melihat 2 ekor semut di lantai kamar mandi itu. Seketika itu g tertarik untuk memperhatikan apa yang sedang semut2 itu lakukan........ Ternyata semut2 itu sedang berusaha mencari jalan keluar dari kepungan air di sekelilingnya (wow, pikir g ini adalah hal yang menarik untuk g perhatikan walau semut adalah serangga yang sangat kecil yang kadangkala tidak kita anggap. g penasaran bagaimana cara dia keluar dari kungkungan air di sekelilingnya).
Semut2 itu mencoba mencari jalan keluar dengan terus mencoba segala jalan yang dapat mereka tempuh ke kanan ke kiri ke atas dan ke bawah, dan gak hanya sekali mereka mencoba jalan yang sama (mungkin mereka berpikir mereka kurang teliti ketika mencari di tempat yang sama sebelumnya, pikir g)
setelah sekian lama, g memperhatikan ada salah satu semut yang mencoba cara yang aneh (pikir g itu aneh) entah di sengaja atau tidak sengaja salah satu semut itu 'menghanyutkan' dirinya untuk mengikuti laju air yang berasal dari tekanan badan si semut itu (pikir g secara teori, namun mungkin sebenernya semut itu hanya hanyut atau memang nekat gak tau juga). Tapi ternyata wow, dia berhasil menemukan jalan lain ke tempat yang lebih tinggi (tembok2), sementara semut yang satunya masih di tempat yang semula, tapi beberapa detik kemudian semut yang tertinggal itu menyusul dengan cara yang sama (lalu g inget kalau semut itu selalu meninggalkan jejak kimia yang dapat di deteksi oleh antena kecil mereka ketika mereka sedang menempuh perjalanan, entah supaya mereka dapat mengenali track yang sudah mereka lalui atau untuk memberi petunjuk kepada teman2nya kemana semut itu pergi)......dan akhirnya mereka lepas dari kungkungan air itu.......................


lalu g serasa di 'tampar' lewat kejadian itu..............gak jarang g berada dalam 'kungkungan air' sama seperti semut2 tapi yang berbeda dari semut adalah g sering menyerah di tengah jalan untuk mencari jalan keluar padahal g belum mati, sedangkan si semut akan terus berusaha sampai mati. Gak jarang g bertanya-tanya 'kenapa g harus memilih dan mencoba?' , padahal semut2 itu aja berusaha memilih jalan keluar yang ada di hadapannya dan terus mencoba. Gak jarang g takut dan lari dari permasalahan, padahal semut itu gak lari dari air yang mengungkungnya malahan mereka maju dan menaiki air sampai menemukan jalan keluar lainnya. Dan yang terpenting yang diajarkan semut itu kepada g adalah, kerja sama dan persahabatan, gak jarang g melupakan teman ketika udah berhasil keluar dari masalah, tapi semut2 itu selalu meninggalkan jejak mereka supaya yang tertinggal dapat segera menyusul ke depan. Dan pencarian jalan keluar selalu dilakukan bersama2 tanpa menganggap yang satu lebih pandai dari yang lain. Bahwa yang satu akan melengkapi yang lain, bahwa kebersamaan akan meringankan beban.

sejenak g terdiam.............semut yang begitu kecil dan g yang begitu besar di banding dia..........semut yang dikatakan hanya mengenal insting dan tidak mempunyai akal budi seperti manusia........manusia yang sering dikatakan makhluk paling sempurna.........manakah yang lebih baik diantara keduanya? sebegitu besarkah perbedaan antara manusia dan semut?

Kenapa kita harus memilih dalam hidup ini? Karena semutpun melakukan pilihan dalam hidupnya......

"Tuhan, biarlah kami mampu belajar dari segala sesuatu di sekeliling kami agar kami boleh lebih lagi semakin menyerupai Engkau. Jangan biarkan kami menjadi sombong, padahal sikap kami tidak lebih baik daripada semut, biar kami ingat fisik kami jauh lebih besar daripada semut tapi jangan sampai moral kami ada jauh di bawah semut. Pilihan adalah bagian dari hidup, masalah adalah salah satu hal yang membuat hidup menjadi lebih berharga. Bentuk kami lebih lagi ya Tuhan, dari luar dan dari dalam, dan biarlah kami ingat selalu pelajaran tentang Semut ini. Thanks Father......for everything :)"

0 Comments:

Post a Comment

<< Home